Pemerintah Dukung Pengembangan Kendaraan Ramah Lingkungan, Ini 6 Langkahnya

Salah satu alasan pencemaran udara adalah gas buang dari kendaraan dengan mesin berbahan bakar minyak. Dan saat ini, kendaraan ramah lingkungan terus dikembangkan.

Bahkan pemerintah, melalui Kementerian Perindustrian menyatakan dukungan melalui insentif dan berbagai keuntungan lain bagi industri yang mengembangkan kendaraan tersebut.

“Program ini terdiri dari 3 sub program yaitu Kendaran Hemat Energi Harga Terjangkau (LCGC), Electrified Vehicle dan Flexy Engine,” ucap Airlangga Hartanto, Menteri Perindustrian RI.

Dan berikut enam langkah yang akan dilakukan pemerintah dalam mendukung industri kendaraan ramah lingkungan.

1.Dukungan insentif fiskal berupa Tax Holiday/ Mini Tax Holiday untuk Industri Komponen Utama: Industri Baterai, Industri Motor Listrik (Magnet dan Kumparan Motor)

2.Usulan Income tax deductions sampai dengan 300 persen untuk industri yang melakukan aktifitas R&D&D;

3.Usulan Harmonisasi PPnBM melalui revisi PP Nomor 41 Tahun 2013 tentang PPnBM Kendaraan Bermotor;

4.Mempercepat penerapan standar teknis terkait LCEV;

5.Usulan pengaturan khusus terkait Bea Masuk dan Perpajakan lainnya termasuk Pajak Daerah untuk mempercepat industri kendaraan listrik (Electrified Vehicle) di Indonesia.

6.Ekstensifikasi pasar ekspor baru melalui negosiasi kerjasama PTA (Preferential Tariff Agrement) dengan negara yang memiliki demand tinggi untuk kendaraan bermotor.

Comments
Shares