Pengguna Skuter Listrik

Polisi Bakal Menilang Pengguna Skuter Listrik Yang Bandel Melintas di Jalan Raya

Polisi bakal menilang pengguna skuter listrik atau otopet yang nekat melintas di jalan raya atau jalur khusus sepeda. Aturan ini mulai berlaku pada Senin 25 November 2019.

Sebagaimana dilansir dari situs NTMC Polri, tindakan ini berdasarkan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang telah melarang skuter listrik berkeliaran di jalan raya Ibu Kota.

“Pada hari Senin, 25 November 2019 esok, akan dilakakan tindakan represif yustisial (penilangan bagi yang membandel),” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus.

Baca juga : Skuter Listrik dan Aturan Pengunaannya

Dia mengatakan, kriteria dan standar penggunaan otoped dan skuter listrik merupakan personal mobility device (alat mobilitas personal). Kedua, standar keamanan pengendara, yakni pengendara harus berusia minimal 17 tahun.

“Pada saat berkendara pengguna skuter listrik harus menggunakan helm, alat pelindung kaki, siku, dan saat malam hari harus menggunakan rompi yang menggunakan reflektor,” tutur Yusri.

Dia juga mengatakan, otoped dan skuter listrik hanya bisa digunakan di kawasan tertentu yang sudah mendapatkan izin dari pengelolanya, seperti di bandara, stadion, dan tempat wisata. Bagi pengendara otoped dan skuter listrik yang nekat bakal ditilang.

Adapun pasal yang diterapkan, tambahnya, Pasal 282 jo 104 ayat ( 3 ) yang berbunyi : setiap pengguna jalan yang tidak mematuhi perintah yang diberikan oleh petugas Polri untuk berhenti dalam keadaan tertentu untuk ketertiban dan kelancaran lalu lintas akan dikenakan sanksi pidana penjara selama lamanya satu bulan dan denda semaksimalnya Rp250.000.

Comments