Thursday, January 28, 2021

Raka Putra Herza, Tidur Nyenyak Setelah Mendengarkan Suara Superbike

Bagi Raka Putra Herza, ada sesuatu yang membuat tidurnya nyenyak yakni ketika sudah mendengarkan suara mesin motor atau mobil.

Mahasiwa Monash University, Melbourne Australia tingkat akhir ini sengaja sekolah jauh untuk mendapatkan pendidikan tentang mesin. Karenanya putra ketiga pasangan Suherli dan Cut Zainab ini mengambil jurusan Mechanical Engineering.

“Sejak kecil, mungkin saya sudah sering liat papa manasin motor atau mobilnya, sehingga suara mesin bagi saya sudah seperti nyanyian merdu,” jelas Bro Raka Putra Herza.

Raka Putra Herza

Penunggang Yamaha R6 di Asutralia dan CBR 600 Leyla Edistion ini lebih menyenangi supersport dan superbike ketimbang motor cruiser.

“Untuk saat ini saya lebih menyukai motor besar sport (supersport / superbike) dibandingkan motor sport lainnya. Ada sensasi kegagahan yang berbeda,” lelaki kelahiran Jakarta 1996 ini.

Masih menurut Bro Raka, kalau motor besar yang untuk touring itu sulit untuk digunakan harian, karena bobotnya sangat berat. Nah, kalau yang motor supersport kan tidak terlalu berat.

“Apapun motornya sebetulnya, jalanan di kota-kota besar di Indonesia, sangatlah tidak mendukung,” akunya.

Raka Putra Herza 2

Secara tegas Bro Raka jujur membedakan infrastruktur dan habit pengendara di Indonesia dengan negeri Kangguru itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Update