Rem Ducati Panigale V4 S Terkunci Jadi Sumber Petaka di Sentul?

Ajang trackday yang harusnya bisa memberi pengalaman dan sensasi bagi pesertanya pada Sabtu (12/1) di Sirkuit Internasional Sentul berujung duka dengan meninggalnya Iqbal Hakeem yang saat itu menggeber Ducati Panigale V4S. Kejadian ini diduga akibat malfungsi rem Ducati Panigale V4 S.

Pada kronologinya, saat di trek lurus Sentul, Iqbal tengah melaju kencang bersama peserta lain, Febby Sagita yang memakai Yamaha R1M. Namun di jelang ujung lintasan, tiba-tiba motor keluaran 2018 tersebut stoppie, kemudian menghantam motor Febby di depannya.

Pasca benturan, Iqbal terpental. Nahasnya lagi, helm AGV Pista yang dipakainya terlepas hingga menyebabkan benturan antara kepala dan aspal yang berujung pada hilangnya nyawa Iqbal.

Spekulasi mengenai stoppie ini pun menyeruak. Kesalahan pertama ditujukan pada malfungsinya ABS yang membuat roda depan terkunci. Apalagi di awal 2018 lalu, Ducati mengumumkan recall pada 8.000 unit motor keluaran 2015-2018 karena masalah pengereman ini.

Recall masif tersebut dialami semua jenis motor Ducati, mulai dari XDiavel, Scrambler 800 hingga Panigale R dan Panigale 1299. Namun yang patut dicatat, Panigale V4 S bukan termasuk model yang ditarik pada kampanye recall tersebut.

Tapi apa ada kemungkinan Ducati Indonesia bakal menginvestigasi hal ini? Sayangnya, sumber Zonbie menyebut jika pembelian Panigale V4 S ini bukan via Ducati Indonesia. Sehingga investigasi ini sulit dilakukan.

Selain itu, sumber Zonbie dari Ducati Indonesia menjelaskan jika ABS Bosch yang dipakai oleh Ducati Panigale V4 S sebenarnya sama untuk motor KTM dan BMW Motorrad. ABS ini bisa diatur dalam beberapa mode, diantaranya Street, Sport dan Race.

Untuk mode Race akan meminimalkan fungsinya untuk memaksimalkan skill di trek. Tapi menurutnya, fungsi ABS di mode ini pun tetap ada, tidak mati total seperti model lawasnya. Di mode ini, ABS tetap bekerja di roda depan, tapi bisa mengunci roda belakang. Selain itu, ABS akan berfungsi penuh saat menikung.

Selain itu, di mode Race, fitur Anti Lift Up, atau stoppie di roda depan memang dinon-aktifkan. Sehingga, meski roda tidak sepenuhnya mengunci, kemungkinan buntut mengangkat bukan mustahil terjadi.

Comments
Shares