Rikwanto : Gadget Jadi Strategi Manajemen Media di Kepolisian

Hadri sebagai pembicara di acara workshop PIC PR FIFGROUP angkatan ke-7 yang digelar di Audiotorium Gedung Sindo, Jakarta Pusat, Kamis pekan lalu (11/1), Karo Multimedia Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Drs Rikwanto S.H M.Hum mengatakan bahwa kemajuan teknologi informasi, misalnya gadget telah membawa dampak perubahan di dalam kehidupan masyarakat termasuk juga di tubuh kepolisian.

Dalam pemaparannya yang mengambil tema yang cukup menarik, yakni “Perkembangan Multimedia di Tahun 2018 serta Peluang dan Tantangannya”, Rikwanto mengatakan, dampak gadget membuat strategi di tubuh kepolisian bertambah atau ada hal yang baru, yakni manajemen media.

workshop

Di dalam manajemen media ini, kepolisian melakukan beragam upaya, antara lain, pendekatan media mainstream, kelola media sosial, respon cepat dan netralisir sentimen negatif, dan kelola trending topic. “Kalau ada isu negatif, jangan tunda lama-lama untuk lakukan netralisir atau klarifikasi,” imbuhnya mengingatkan.

Usai pemaparan, ia pun berharap, para Kepala Cabang FIFGROUP untuk selalu dapat membuka diri dalam berkomunikasi dengan berbagai pihak. “Komunikasi menjadi kunci kemajuan perusahaan maupun institusi,” ujarnya.

Sebagai perusahaan pembiayaan terkemuka dan terbesar di Tanah Air, FIFGROUP tak pernah berhenti melakukan beragam inovasi dan kegiatan dalam upaya memajukan perusahaan. Demikian pula dengan kualitas sumber daya manusianya (SDM) yang terus ditingkatkan. Salah satu cara, dengan menggelar kegiatan Workshop PIC PR bagi para Kepala Cabang FIFGROUP dari sejumlah wilayah di Indonesia.

Terkait kegiatan workshop ini, Direktur Human Capital & General Services FIFGROUP Sutjahja Nugroho, mengatakan, sebagai perusahaan bisnis yang mempunyai banyak stakeholder, mulai dari karyawan, customer, dan partner, perusahaan memandang penting untuk menjalin hubungan yang baik dengan media massa. “Media massa sangat membantu kami untuk mengetahui apa dan bagaimana pandangan masyarakat tentang perusahaan,” ujarnya.

Comments
Shares