Rimba Raid, Lomba dan Petualangan di Hutan Tropis

Bertualang menyusuri hutan menggunakan sepeda motor bagi sebagian orang mungkin terdengar menakutkan. Tapi bagi lainnya, justru menjadi hobi.

Buktinya tak kurang dari 120 peserta dari sembilan negara (Malaysia, Thailand, Singapura, Indonesia, Filipina, Skotlandia, Perancis, Italia, dan Australia) mengikuti ajang Rimba Raid, balap reli sepeda motor di alam bebas yang berlangsung di Kampung Mat Daling yang berada di kawasan hutan Taman Negara Malaysia, Jerantut, Pahang. Lomba yang dihelat pada 6-8 Juli 2018.

Mereka terbagi dalam empat kelas yang diklasifikasi sesuai jenis sepeda motor dan kapasitas mesin, yaitu Kelas A: dual-purpose di atas 700cc, Kelas B: dual-purpose 400-650cc, Kelas C: adventure 250-750cc, serta Kelas Enduro.

Indonesia sendiri diwakili Opstitiyon Werong Budiman dari Bali yang turun di Kelas C menggunakan Honda CRF 250 Rally, dan Wisnu Guntoro Adi, seorang jurnalis petualang yang masuk sebagai observator sekaligus tim GIVI sponsor utama Rimba Raid 2018. Wisnu masuk dalam Grup A menunggang New Triumph Tiger 800 XCX.

Managing director Rimba Ride Sdn Bhd Nik Huzlan mengatakan Rimba Raid 2018 sebagai kejuaraan kelima yang telah dilangsungkan sejak 2015. “Rimba Raid ada dua. Pertama edisi Mat Daling yang lebih menekankan pada adventure kecepatan tinggi, dan edisi Janda Baik yang melombakan teknik adventure. Kedunya terpisah,” katanya.

Rimba Raid boleh dikatakan sebagai balap yang meleburkan tiga aspek, yaitu kecepatan, keterampilan, dan petualangan. Seluruh peserta dalam lomba ini dituntut mampu menghadapi berbagai lintasan alam dengan waktu tercepat.

Dikatakan Wisnu lomba Rimba Raid dilangsungkan di kawasan hutan primer dengan sebagian besar lintasan berupa tanah. “Kalau dijalani dengan sepeda motor jenis enduro atau trail tentu terasa mudah. Terlebih jika mereka terbiasa main trail. Tapi bagi mereka yang menggunakan motor-motor besar dual-purpose lintasannya menjadi sangat menantang,” ucap Wisnu.

Dalam lomba tersebut tampil sebagai pemenang dalam Kelas A adalah M.H. Mohd Saleh dari Malaysia dengan catatan waktu 2 Jam 33 Menit 07 Detik. Sementara tempat kedua Matteo Graziani (Italia) 02:41:03, disusul M. Zulkarnain B Tahir (Malaysia) 02:49:22 di urutan ketiga.

Sedangkan pemenang Kelas B diraih M. Nazmee bin Ramli (02:35:28), kedua M. Khairul Afif (02:48:50), dan ketiga M. Asri bin Ismail (03:01:04).

Adapun pemenang pada Kelas C diambil Ahmad Iezzam (02:28:41), diikuti M. Hairy yang lebih lambat 50 menit 28 detik dan Rizal bin Zakaria di urutan ketiga.

Comments
Shares