Thursday, January 28, 2021

Risiko Cedera Kepala Berbahaya! Yuks Pake Helm Sob

Cedera kepala dapat terjadi pada siapa saja. Dampak cedera kepala ada yang ringan seperti luka di kulit kepala, hingga dampak yang lebih berat seperti kerusakan otak permanen. Risiko cedera kepala ini makin tinggi ketika banyak orang tidak mengenakan helm saat mengendarai motor.

Cedera kepala dapat terjadi karena banyak hal, seperti perkelahian, kecelakaan kendaraan bermotor, cedera saat berolahraga, jatuh, atau sekadar terbentur. Gegar otak adalah jenis cedera kepala yang paling umum terjadi.

Gegar otak adalah cedera kepala yang berdampak kepada fungsi otak. Selain karena benturan dan guncangan pada kepala, gegar otak umumnya terjadi karena guncangan keras pada tubuh bagian atas. Otak terlindungi dari guncangan oleh cairan otak dalam kepala. Oleh karenanya guncangan dan benturan keras pada kepala atau tubuh bagian atas dapat membuat otak ikut terguncang membentur dinding kepala bagian dalam. Kondisi ini dapat bersifat ringan, tapi juga bisa berisiko fatal jika sampai mengakibatkan pendarahan di dalam atau di sekitar otak.

Berikut adalah beberapa jenis cedera kepala yang sering ditemui dan disebabkan oleh cedera fisik berat.

Gegar otak atau concussion

Gegar otak adalah jenis cedera kepala yang sering disebabkan benturan terhadap benda tumpul, seperti cedera saat berolah raga, mengalami kecelakaan lalu lintas, atau terkena pukulan. Gegar otak disebabkan oleh benturan, sentakan, atau guncangan yang sangat keras yang dialami kepala hingga menganggu fungsi otak.

1 COMMENT

Comments are closed.

Latest Update