Simak Nih Sob! 5 Alasan Cewek Naik Vespa Klasik

Perempuan mengendarai sepeda motor, ga ada yang salah sih ya. Sekarang ini banyak banget perempuan yang mengendarai sepeda motor dalam beraktifitas setiap harinya. Terus, bagaimana dengan cewek yang mengendarai Vespa klasik? Menarik buat di ulas sih, untuk mengulas alasan cewek naik Vespa klasik, lanjut deh Zonbie hubungi dua cewek yang doyan naik Vespa klasik nih, siapa dia?

Yes, yang pertama ada Elsya Monica atau yang akrab disapa Echa dan yang kedua Kanti mahasiswi Universitas Pamulang dan cukup aktif dikomunitas Universitas Pamulang Scooter. Berawal dari sebuah kendaraan yang fungsinya untuk kendaraan perang, Vespa kini beralih menjadi kendaraan harian yang dicintai banyak orang. Vespa klasik khususnya, motor ini menjadi masih tetap jadi primadona di antara banyak sekali kendaraan roda dua lainnya. Meskipun katanya sering mogok, berat, koplingnya suka macet, namun Vespa klasik tetap punya nilai di mata penggemarnya khususnya dua wanita ini Sob.

Alasan Cewek Naik Vespa Klasik

Kanti dengan si Banana Blur Vespa klasik kesayangannya

Mungkin jadi sebuah pertanyaan unik tersendiri, kenapa Echa dan Kanti memilih Vespa klasik sebagai tunggangan mereka. Padahal banyak sekali motor baru yang tak kalah cantik. Bahkan Vespa sendiri merilis varian terbarunya. Ternyata jawabannya begitu filosofis yang memendam seribu makna.

Nah, untuk tahu alasan cewek naik Vespa klasik, berikut adalah alasan-alasan kenapa Echa dan Kanti masih memilih menggunakan vespa klasik milik mereka.

Kendaraan yang pernah digunakan orang tua mereka

Baik Echa maupun Kanti memiliki alasan pertama yang sama, Vespa klasik jadi kendaraan para orang tua mereka. Echa mengaku Ayahnya merupakan pengguna Vespa klasik dan juga seorang mekanik Vespa, semasa kecilnya Echa bahkan seringkali diboceng sang ayah dengan Vespa.

Sementara itu Kanti memilih Vespa klasik mengikuti jejak sang Bunda. Asal tau aja Sob, Bundanya Kanti juga seorang scooterist wanita dan juga aktif di beberapa komunitas scooter Vespa.

Alasan Cewek Naik Vespa Klasik

Echa bersama Vespa klasik kesayangannya

Meningkatkan rasa percaya diri

Menggunakan Vespa klasik bagi kedua cewek ini mampu meningkatkan rasa percaya diri mereka. Bagi mereka berdua menggunakan Vespa klasik akan membuat mereka terlihat berbeda dari yang lain dan pastinyawanita menggunakan Vespa klasik akan selalu jadi sorotan dimanapun mereka berkendara.

Banyak saudara

‘Satu Vespa, Sejuta Saudara’ tagline ini bukan omong kosong belaka, para pengguna scooter Vespa dikenal dengan kekompakan, rasa solidaritas dan persaudaraan yang tinggi. Echa dan Kanti mengaku jadi banyak saudara sejak menggunakan Vespa.

Alasan Cewek Naik Vespa Klasik

Kanti sedang memperbaiki sendiri headlamp Vespanya yang bermasalah

Jadi wanita yang tangguh

Yang namanya menggunakan motor tua, memang kudu kuat menghadapinya. Harus siap mental dan fisik serta pengetahuan mesin saat si ‘kumbang besi’ tetiba mogok dijalan. Echa maupun Kanti seringkali memiliki pengalaman yang sama saat mengendarai Vespa klasik, mogok sudah jadi hal biasa bagi mereka. Namun berkat keberanian dan pengetahuan mereka, Echa dan Kanti mampu menghadapi kenyataan dalam mengendarai motor tua.

“Alhamdulillah Vespa aku aman terkendali karena aku rawat, kendalanya cuma sering lupa isi bensin aja. Sering banget sebelum jalan udah punya niat mau beli bensin, tapi pas udah lewati pom bensin baru inget kalo mau isi bensin. Yaa hasilnya motor mati dan harus olah raga dorong-dorong motor.” Cerita Kanti sambil tertawa.

Alasan Cewek Naik Vespa Klasik

Echa memberikan briefing singkat sebelum aksi Riding Berbagi

Sebagai ajang bersosialisasi dan melakukan kegiatan sosial

Punya Vespa klasik bagi Echa dan Kanti bukan Cuma sebagai alat transportasi semata, bagi mereka banyak hal bisa mereka dapatkan dengan menggunakan Vespa diantaranya adalah menambah banyak pertemanan dan persaudaraan baik melalui komunitas Vespa ataupun berkenalan dengan banyak pengguna Vespa lainnya.

Sebagai contoh, Echa kerap melakukan kegiatan sosial bersama teman-temannya sesama scooterist. Sudah 3 kali Echa adakan kegiatan yang dinamakan ‘Riding Berbagi’ kegiatan kemanusiaan dengan berbagi kepada sesama yang membutuhkan.

“Seneng banget, berawal dari banyak memiliki teman sesama pengguna Vespa akhirnya saya bisa mengajak teman-teman untuk bisa berbagi dengan orang-orang yang membutuhkan uluran tangan kita. Saya memulainya dari hal yang sederhana seperti berbagi nasi bungkus kepada orang-orang dari kaum dhuafa yang berada dijalanan ibu kota.” Cerita Echa.

Nah itu dia Sob alasan Echa dan Kanti yang suka banget menggunakan Vespa klasik dalam aktifitas mereka. Patut bangga Sob, masih ada wanita muda milenial yang masih mau menggunakan motor skuter tua. Wanita tangguh dan bisa melakukan kegiatan positif yang bisa jadi inspirasi bagi kita semua.

Comments
Shares