Petaka Jalanan

Sist Anggi : Selamatkan Wanita Dari Petaka Jalanan

Pemotor wanita kerap dianggap paling banyak melakukan kesalahan dijalan, minimnya pemahanan aturan berlalu lintas bagi pemotor wanita masih manjadi bahan perbincangan bagi setiap kalangan. Petaka jalanan juga selalu mengintai siapapun dijalan.

Petaka Jalanan

Meski demikian, tidak semua kaum wanita tidak paham akan aturan berlalu lintas dijalan. Ada banyak pemotor wanita yang mungkin bisa dikatakan kecakapan bermotornya melebihi kaum pria. Dan pemotor wanita ini juga bisa jadi agen dalam kampanye keselamatan berkendara bagi kaumnya sendiri.

Salah satu Lady Biker di Indonesia Sist Anggi Ardiyani salah satu contohnya. Lady biker yang aktif di Honda PCX Club Indonesia ( HPCI) Tangerang Chapter ini memiliki kecakapan berkendara yang mumpuni. Menjadi juara ke-2 Kompetisi Safety Riding 2019 Tingkat Regional yang diadakan oleh PT Wahana Makmur Sejati, Sist Anggi bakal lanjut berlaga di tingkat nasional.

Mengenai keselamatan berkendara bagi kaum wanita, Sist Anggi berpendapat penting sekali sering diadakan sosialisasi tentang keselamatan berkendara. Seringnya melewatkan hal yang sepele, bisa jadi petaka jalanan bagi para pemotor wanita.

“Meski enggak semua wanita seperti itu, tapi kebanyakan beberapa wanita terutama ibu-ibu kurang menyadari pentingnya keselamatan dalam berkendara. Contohnya penggunaan helm, mungkin kalau sering diadakan kampanye di jalan tentang cara berkendara dengan aman, kaum wanita juga bisa lebih aware sama keselamatan dirinya sendiri saat berkendara.” Ungkap Sist Anggi.

Petaka Jalanan

Banyaknya kejadian kecelakaan yang melibatkan perempuan dijalan raya, membuat Sist Anggi tergerak untuk mengajak para wanita untuk lebih peduli dan belajar lebih banyak tentang pemahaman skill bermotor dijalan.

“Saya menghimbau buat seluruhnya pengendara motor baik laki-laki dan juga perempuan, Terkhusus emak-emak dan remaja cewek. Jika belum paham betul dan menguasai tentang berkendara motor, jangan sekali-kalu berkendara dijalan umum. Apalagi daerah yang padat dilalui kendaraan besar seperti truk. Kejadian pemotor yang jatuh terlindas ban truk sudah sangat sering terjadi. Sayangi nyawa kalian dan juga sayangi keluarga serta anak kita, mereka menunggu kita dirumah.” Pesan Sist Anggi.

Selain itu Sist Anggi juga berpesan kepada orang tua untuk mencegah anak-anaknya yang dibawah umur berkendara dengan kendaraan bermotor. Sebab anak-anak ini merupakan tunas bangsa yang akan meneruskan perjuangan bangsa ini. Sayang jika para anak-anak ini harus terlibat kecelakaan.

Comments
Shares