Sunday, January 24, 2021

Skuter Listrik dan Aturan Penggunaannya

Belakangan ini jalanan Jakarta terlihat banyak orang menggunakan skuter listrik atau skateboard listrik. Pemandangan ini biasa terjadi di kawasan perkantoran yang dekat dengan jalur MRT seperti kawasan Sudirman, Senayan, Fatmawati dan sekitarnya.

Pengendara skuter atau biasa disebut otoped ini juga sering muncul di dalam kereta MRT. Biasanya mereka melipat dan mendorong otopednya saat didalam stasiun. Gak cuma otoped ada juga yang mengendarai sebuah skateboard elektrik atau kendaraan berbentuk satu ban berjalan seperti sepeda roda satu.

Belum ada aturan pasti untuk menggunakan skuter listrik ini di Indonesia. Skuter bisa dikendarai baik di trotoar ataupun di jalur khusus pesepeda.

Bertolak belakang dengan itu, mengutip dari Euronews di Eropa pengguna skuter dengan daya elektrik tersebut sudah diatur penggunaannya oleh pemerintah setempat. Eropa memberlakukan batas maksimum kecepatan menggunakan skuter ini adalah 25 kilometer per jam. Jika melanggar ketentuan ini, pelanggar akan dikenakan sanksi € 1500 atau sekitar Rp 23 juta untuk mata uang Indonesia.

Di Perancis pengguna skuter ini dibatasi usianya, minimal usia yang boleh mengendarai skuter ini adalah berusia 12 tahun. Aturan tersebut juga berlaku untuk hoverboard, segway, dan “Solowheels”. Di negara ini juga melarang membawa skuter dengan berboncengan dalam artian, skuter ini hanya bisa digunakan untuk 1 orang.

2 COMMENTS

Comments are closed.

Latest Update