Solo Touring 3.000 Km Pakai Motor Listrik GESIT, No Problemo

Maman pun bercerita, sepanjang perjalanan tidak merasa kesulitan untuk mengechas baterai motor listrik. Ia bisa mengecas baterai di penginapan, bahkan saat di kapal ferry penyeberangan dari Bali menuju ke Lombok pun dimemanfaatkan untuk mengechas baterai motor listrik GESITS.

Dirinya sangat puas setelah berhasil mencoba menggunakan motor listrik GESITS untuk solo touring 3.000 KM.

Saat ditanya terkait kendala, ia pun mengatakan tidak ada kendala. Tanjakan bisa ia libas. Hujan pun tetap jalan tidak ada masalah.

“Motor listrik buat nanjak enak, buat jalan jauh juga sangat nyaman karena tidak ada getaran,” imbuhnya.

Dalam perjalanannya, Kang Maman sempat singgah di beberapa kota besar seperti Bandung, Yogyakarta, Madiun, Malang, Banyuwangi, Denpasar, Mataram dan kembali ke Jakarta melalui jalur utara melewati Surabaya, Semarang, dan Cirebon.

Di setiap kota tersebut Kang Maman disambut oleh anggota komunitas GRID dan mengunjungi dealer sepeda motor listrik GESITS yang ada di kota-kota tersebut.

Saat ditanya jalur mana yang paling menantang, Di antaranya saat melewati tanjakan di Sarangan dan jalan menuju Bromo.

Tiba di pulau Lombok, Kang Maman pun sempat mengunjungi sirkuit Mandalika yang menjadi titik akhir perjalanannya sebelum kembali ke Jakarta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here