Suryanation Motorland Battle Tangerang, Persaingan Semakin Berat

Suryanation Motorland Battle 2018 telah memasuki putaran ketiga. Ajang unjuk karya terbaik di dunia custom bike tersebut dihelat di Lapangan Terbang Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Sabtu 12 May 2018.

Dengan tema baru yaitu “Live to Inspire”, seri Tangerang ini jadi ajang pembuktian bagi builder-builder di wilayah Jabodetabek menunjukkan motor-motor buatan mereka untuk bertarung di kategori dan kelas yang ada seperti: kelas di bawah 250cc dengan beberapa kategori Chopper/Bobber, Scrambler/Tracker, Cafe Racer, Street Cub/Choppy Cub, Sport FFA, kelas di atas 250 cc: Chopper/Bobber, Scrambler/Tracker dan Special Class: Free for All, Classic Scooter, Matic Custom, Classic Bike dan Collaboration Concept.

Jelas bukan perkara mudah untuk menjadi yang terbaik di ajang kontes modifikasi Suryanation Motorland Battle ini. Selain setiap peserta harus bersaing dengan karya terbaik peserta lainnya, dewan juri yang dilibatkan pun bukan orang sembarangan. Mereka adalah juri-juri yang sudah malang melintang dan kondang sebagai builder seperti Lulut Wahyudi (Retro Classic Cycle Yogyakarta), Bimo Hendrawan (Bimo Custombikes Jakarta) dan Indra Pranajaya (Razzle Dazzle Chopper Works Bandung).

“Karya peserta tahun ini jauh lebih baik dari tahun lalu. Saya bisa bilang, meski kuantitas peserta berkurang (109 pada 2017 dan 107 pada 2018) tapi secara kualitas 80% lebih baik dari tahun lalu,” jelas Bimo Hendrawan.

Tahun lalu, lanjut Bimo, motor para peserta masih kurang detil di finishing, tapi sekarang semua dikerjakan dengan sangat detil. “Tangki contohnya. Kalau dulu catnya hanya rapi di bagian tangki yang terlihat, tapi di bagian yang terlihat masih berantakan. Lalu sambungan lasnya, dulu setelah dilas mereka gerinda lagi kemudian dirapihkan dengan dempul, baru dicat. Sekarang mereka mulai berani memperlihatkan hasil las-lasan mereka, sangat rapi,” sambung juri yang selalu mencantumkan hastag #bukankalengkaleng di tiap postingan instagramnya.

Seperti dua kota sebelumnya Palembang dan Medan, di seri ini juga tetap menghadirkan keseruan khas anak motor seperti Rolling Thunder, Games, Pop Up booth yang diisi oleh berbagai tenant seperti local apparel, local custom shop, F&B dan juga booth yang juga menyajikan live workshop dari artist-artist pendukung Suryanation Motorland 2018 seperti Yus Tattoo, Katros Garage, Hacka Pinstripping dan Cetul Leatherart. Pengunjung yang ingin membeli barang barang seperti kaos, jaket, helm dan sarung tangan juga bisa membelinya di tenant apparel official yaitu Tigrehood.

Comments
Shares