Suryanation Motorland Pelajari Sejarah Perkembangan Motor Legendaris Dunia

Suryanation Motorland

Setelah melewati beberapa seri dan kegiatan selama 2018, Suryanation Motorland (SML) bersama para builder Indonesia menapakkan kaki di Benua biru, Eropa, tepatnya di Frankfurt Jerman dan langsung mengunjungi dealer salah satu motor legendaris dunia, Harley-Davidson.

Lokasi ini merupakan salah satu yang dealer yang dikenal dengan bangunan tuanya dan terbesar di Eropa. “Perjalan pertama di Jerman langsung kami mulai dengan melihat perkembangan sejarah dari brand motor yang sudah mendunia. Di dalam factory ini kami melihat sejarah perkembangan motor dengan berbagai gaya custom sesuai dengan perkembangan motor di masa lalu sampai dengan saat ini,” ujar Rizky Dwianto, Suryanation Motorland Committe.

Loading...


Selama kunjungan di Harley Davidson Factory, tim Suryanation Motorland terpesona dengan megahnya bangunan dealer ini yang pertama kali diresmikan pada tahun 2002. Di dalam dealer ini tersimpan bermacam motor Harley Davidson dengan kondisi yang orisinil dan masih berfungsi dengan baik.

Bangunan seluas 4.000 meter persegi itu seperti mesin waktu yang membawa tim SML ke masa-masa awal populanya motor H-D. Belasan koleksi motor-motor H-D lawas yang diproduksi mulai tahun 1920-an hingga display mesin-mesin legenda mulai dari generasi Flathead, Knukle Head, Shovel head seolah membuat imajinasi terbang ke masa lalu dan melihat bagaimana motor H-D berkembang dari tahun ke tahun.

Loading...


Usai kembali dari masa lalu di dalam H-D Factory, tim Committee Suryanation Motorland bergerak menuju kota Bad Salzufen untuk menghadiri pembukaan hari pertamaa acara Custombike Show.

Event ini selalu mendapatkan antusias yang sangat baik dari pecinta dunia custom roda dua dunia karena di setiap perhelatannya tercatat lebih dari 133.500 pengunjung  yang hadir. Pada tahun ini diperkirakan akan ada sekitar 800-an motor yang akan berpartisipasi dan akan mengisi acara hingga tanggal 2 Desember 2018.

“Perjalanan ke Eropa kali ini semakin membuka mata kami bahwa builder-builder Indonesia juga bisa bersaing dengan builder dunia di ajang Custombike International,” tutup Rizky.

Loading...