Ternyata Casey Stoner Banyak Belajar Dari Pembalap Ini, Bukan Jorge Lorenzo Atau Valentino Rossi

Casey Stoner Photo by Jose Jordan - AFP
Casey Stoner / Photo by Jose Jordan / AFP

Ternyata Casey Stoner banyak belajar dari pembalap ini, bukan Jorge Lorenzo atau Valentino Rossi.

Casey Stoner kenang masa lalunya selama berkari di MotoGP. Pemegang 2 gelar juara dunia MotoGP itu bercerita tentang para rivalnya di MotoGP dan siapa yang banyak memberinya pengaruh dalam balapan.

Baca Juga : Kolaborasi Akrapovic dan MV Agusta Hadirkan Knalpot Titanium Untuk F3 RR, Tenaga Naik Signifikan

Baca Juga : Detail Replika R1 WorldSBK Tunggangan Toprak Razgatlıoğlu, Pembelinya Bisa Dapat Bonus Apa Aja?

Loading...


Setidaknya ada 3 nama yang disebut Casey Stoner sebagai rival beratnya; Jorge Lorenzo, Valentino Rossi dan Dani Pedrosa. Tapi dari ketiga nama itu, Dani Pedrosa lah yang banyak dijadikan refrensi dalam mengembangkan motor tunggangannya.

Ya, Dani Pedrosa. Bukan Jorge Lorenzo atau Valentino Rossi yang paling banyak dipelajari oleh mantan pembalap MotoGP asal Australia, Casey Stoner.

“Aku balapan dengannya sepanjang karir ku. Cara dia menemukan kecepatan akan membuat mu tercengang,” ucap Stoner saat berbincang dengan Simon Crafar dari MotoGP.

Loading...


Gelar juara dunia Casey Stoner di raih saat membalap di tim Ducati pada 2007 dan gelar juara dunia kedua diraih bersama Honda pada 2011.

Baca Juga : Legenda MotoGP, Jonathan Rea : Orang Terlalu Mudah Melontarkan Kata Legenda

Meski berhasil meraih gelar juara dunia bersama Ducati dengan motor yang sulit ditaklukkan, tapi kemenangan paling berkesan dalam karirnya adalah ketika berhasil meraih gelar juara dunia bersama Honda.

Loading...


Di Ducati, ia tak bisa membandingkan data motornya dengan motor rekan setimnya, karena tak ada yang lebih baik dan lebih cepat dari dirinya. Tetapi dia dibuat tercengang ketika bisa melihat data motor rekan setimnya di Honda, tak lain dan tak bukan adalah The Little Samurai Dani Pedrosa.

Stoner dikejutkan dengan bagaimana Dani Pedrosa bisa membuat kecepatan lebih baik dari dirinya dengan motor yang sama. Ia juga dikejutkan dengan bagaimana Dani Pedrosa menemukan cara untuk membuat motor yang sama jadi lebih cepat.

Baca Juga : Yamaha Luncurkan Replika R1 WorldSBK Toprak Razgatlıoğlu, Cuma 21 Unit di Dunia

Loading...


Baca Juga : Harga Resmi Honda CB150X Varian Spesial Edition Cuma Rp 33,4 Jutaan

Dari situlah Stoner banyak belajar dari Dani Pedrosa, ketika berada di tim yang sama, di Repsol Honda. Menurutnya, ada poin kuat dari setiap pembalap (Lorenzo, Rossi dan Pedrosa) karena tak ada dua pembalap yang sama, tak ada tikungan yang benar-benar sama dan tak ada dua motor yang sama.

“Jorge Lorenzo punya banyak hal yang ku inginkan, lalu kemampuan bertarung Valentino Rossi dan cara dia membaca balapan. Tapi orang yang paling banyak aku pelajari selama karir ku adalah Dani Pedrosa,” kata Casey Stoner.

Loading...


Lebih jauh Stoner memaparkan bagaimana kekagumannya pada Pedrosa tentang bagaimana Pedrosa menemukan kecepatan dan berbagai hal yang bisa membuatnya tercengang.

“Kamu akan terus mengatakan pada diri sendiri ‘Bagaimana dia bisa melakukan hal ini?’,” tegas Casey Stoner.

Baca Juga : Sena Quantum Series 50C Yang Super Keren Fitur Dan Teknologinya Canggih Banget

Loading...


Ketika ia menjadi rekan satu tim Pedrosa di 2011, adalah moment terbaik yang pernah terjadi padanya. Ia tak menemukan hal itu selama di Ducati, ia tak pernah bisa melihat data rekan satu tim untuk tahu bagaimana cara bisa tampil lebih cepat.

“Bersama Dani Pedrosa, tanpa mengurangi rasa hormat, aku bisa melihat apa yang bisa dia lakukan pada beberapa bagian lintasan dengan motor yang sama. Dia jelas bisa menghancurkanku.”

“Aku tidak mengikuti set up-nya, karena aku mengikuti arahan untukku sendiri dengan set-up dan hal semacamnya. Tetapi, terkadang aku menyerang sedikit berbeda dan aku mampu belajar banyak dari dia.

Loading...


Hal itu memberiku banyak kekuatan karena aku memiliki referensi untuk mengatasi kelemahan,” pungkas Casey Stoner.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here