Tips Merawat Motor Matik Injeksi, Jangan Sepelekan Hal Ini

Motor Matik Injeksi
Foto : Ahmad

Motor matik jadi motor favorit saat ini. Motor jenis ini sekarang paling banyak berseliweran di jalan. Selain mudah mengendarainya, matik juga dianggap lebih mudah dalam hal perawatan.

Motor matik yang ada saat ini terbagai menjadi dua, matik dengan mesin konvensional atau karburator dan motor injeksi.

Masa motor matik konvensional telah terganti oleh injeksi. Tapi bukan berarti motor matik konvensional sudah tak lagi laik jalan, melainkan produsenlah yang menghentikan produksinya untuk menyesuaikan regulasi.

Loading...


Matik injeksi diklaim mampu lebih bertenaga dan irit bahan bakar, maka tak heran harganya lebih mahal. Selain itu, perawatan untuk motor injeksi pun lebih mudah dibanding yang masih menggunakan karburator.

Tapi, perlu diingat dan menjadi perhatian untuk pengguna motor matik injeksi, jangan sepelekan untuk hal perawatan.

Berikut tips yang bisa sobat zonbie lakukan untuk merawat motor matik injeksi.

Loading...


Ganti Oli Secara Berkala

Mengganti oli motor matik injeksi secara berkala menjadi salah satu cara agar motor kalian tetap dalam kondisi prima.

Selain itu, penggantian oli ini juga mencegah kondisi mesin motor mengalami overheat yang bisa menyebabkan komponen mesin motor rusak serta membuat pemakaian bahan bakar jadi boros.

Pastikan juga menggunakan oli matik yang berkualitas dan sesuai anjuran supaya mesin lebih terjaga dan motor lebih awet.

Loading...


Rutin Memanaskan Mesin Di Pagi hari

Memanaskan mesin di pagi hari bertujuan agar oli bisa mencapai suhu optimal saat melumasi seluruh bagian mesin.

Sehingga komponen baja yang ada di dalamnya bisa bekerja lebih optimal. Cukup lakukan selama 5-10 menit saja.

Cek Kondisi V-belt dan roller

V-belt merupakan komponen penting dalam bagian CVT yang menghubungkan puli primer (penggerak) dengan puli sekunder (yang digerakkan).

Loading...


Seiring masa penggunaan, kinerja dan ketahanan v-belt tentu akan berkurang. Umumnya v-belt bisa digunakan sampai 24 ribu kilometer. Tapi tergantung pemakaiannya.

Ada baiknya lakukan pengecekan rutin setiap 8 ribu km agar kondisi v-belt dapat terkontrol dengan baik. Selain itu, lakukan periksaan pula pada kondisi rollernya.

Perawatan Aki

Sobat zonbie sekalian pernah mengalami aki motor ngedrop? Banyak sekali faktor yang menyebabkan hal ini terjadi, mulai dari penggunaan aksesoris berlebihan, air aki kurang, hingga usia pakai.

Loading...


Maka dari itu, pengecekan aki matik injeksi sangat dianjurkan, agar sistem kelistrikan bisa tetap bekerja optimal.

Hindari Bawa Beban Berlebih

Bukan hanya manusia yang memiliki batasan, kendaraan juga memiliki batasan beban yang bisa diangkut.

Jika beban yang diangkut terlalu berat, maka bisa menyebabkan shockbreaker rusak dan membuat mesin motor bekerja extra.

Loading...


Maka dari itu, jangan menggunakan motor matik untuk membawa beban berlebih. Apalagi motor tipe ini menggunakan shockbreaker tunggal di samping.

Service Rutin Di Bengkel

Agar motor matik jnjeksi bisa berjalan secara optimal, lakukanlah perawatan rutin. Langkah ini bisa membantu pemilik mengetahui kondisi tiap bagian motor dan tahu apakah ada yang mengalami kerusakan atau tidak.

Umumnya, pekerjaan service rutin dilakukan mulai dari pergantian oli, pembersihan cvt, hingga mengecek komponen injeksi.

Loading...


Jika kalian menggunakan motor matik injeksi, sebaiknya lakukan service di bengkel resmi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here