Touring bareng Yamaha Xabre, ini Rahasia Kenyamanannya

First impression Zonbie terhadap Yamaha Xabre (Saber) sedikit ‘miring’ lantaran desain setang yang lebar. Apalagi, usungan suspensi upside down (USD) yang Udah kebayang berat. Pasti bakal ribet kalo dibawa riding jarak jauh.

Maklum, sesi test ride yang bakal dilakoni bukan buat kebutuhan harian, melainkan dengan touring Jakarta-Garut.

Bicara soal tampilan, desain motor yang pertama kali rilis di Thailand ini emang beda. Ya, tampangnya udah kaya motor modifikasi ala minor fighter. Tapi, ini asli keluaran pabrikan, lho!

Loading...


Butuh penyesuaian saat pertama kali nyobain riding position. Agak sulit karena posisi jok seolah terbenam dengan desain tangki dan jok belakang yang menjulang. Jadi, nggak memungkinkan juga untuk menaruh tank bag di situ (area tangki bensin).

Beralih lah untuk menempatkan tas di jok belakang nan mungil. Eh, ternyata cukup dan nggak mengganggu posisi duduk selama riding.

Balik lagi soal riding position, rute Jakarta-Garut itu lumayan jauh. Belum lagi, Zonbie juga bertemu dengan kemacetan yang jelas butuh kemudahan handling. Di kondisi inilah kenyamanan Yamaha Xabre diuji.

Loading...


Yamaha-Xabre-Test-Ride-3Handlingnya mudah dan Zonbie nggak perlu repot berakselerasi sembari meliuk-liuk diantara kendaraan yang berbaris. Pengendaliannya sangat nyaman dan setang juga ringan (nggak seperti bayangan awal).

Rupanya di sinilah letak rahasia kenyamanannya.”Kenapa handling Yamaha Xabre enteng, itu karena perpaduan dari setingan jok yang lebih maju dan setang yang lebar. Makanya, handling jadi lebih mudah,” kata M Abidin, GM Aftersales & Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) kepada Zonbie.

Selain desain setang dan jok, Yamaha Xabre mudah dikendalikan lantaran berat USD yang hanya 9.630 gram. Terkait soal handling, motor bermesin 150cc dengan 6 speed ini nyatanya juga mumpuni melahap trek bervariasi.

Loading...


Namun, fokus perhatian Zonbie terletak pada sektor kaki-kaki. Ban dengan nama Exato yang dipasok IRC juga ‘ajib’ menggigit aspal.

Kalau dari cerita salah satu public figure-nya, ban ini emang didesain khusus untuk Yamaha Xabre. “Seperti biasa, kita tawarkan beberapa pattern dan akhirnya Yamaha memilih model ini,” kata Dodiyanto,  Marketing & Product Development IRC.

“Pettern ban full directional ini segaris dengan desain Xabre. Standart-nya juga sudah E-Mark atau standarisasi untuk Eropa. Tapak ban yang lebar juga lebih enak diajak nikung,” terang artis paddock IRC itu.

Loading...


Penasaran mau ngebuktiin omongan Dodi, jalanan lingkar Nagreg pun jadi ajang percobaan. Benar saja, grip dari ban berukuran 110/70-17M/C 54S (depan) dan 130/70-17M/C 62S (belakang) maksimal banget! Buat yang kepingin subsitusi ban Exato ini, Dodi nambahin unitnya sudah dijual untuk umum.

Spesifikasi teknis Yamaha Xabre:

DIMENSI:
P X L X T : 1959mm X 795mm X 1065mm
JARAK SUMBU RODA : 1350mm
JARAK TERENDAH KE TANAH : 164mm
TINGGI TEMPAT DUDUK : 805mm
BERAT ISI : 135 kg
KAPASITAS TANGKI BENSIN : 10.2 L

Loading...


MESIN:
TIPE MESIN : 4 Langkah berpendingin cairan, SOHC
JUMLAH / POSISI SILINDER : Silinder tunggal / Tegak
DIAMETER X LANGKAH : 57,0 x 58,7 mm
PERBANDINGAN KOMPRESI : 10,4 : 1
DAYA MAKSIMUM : 12.0 kW/8500 rpm
TORSI MAKSIMUM : 14.3 Nm/7500 rpm
SISTEM STARTER : Elektrik starter
SISTEM PELUMASAN : Basah
KAPASITAS OLI MESIN : Total = 1,15 L ; Berkala = 0,95 L ; Ganti filter oli = 1,00 L
SISTEM BAHAN BAKAR : Fuel Injection
TIPE KOPLING : Basah, Kopling manual , Multiplat
TIPE TRANSMISI : Constant mesh 6-kecepatan
POLA PENGOPERASIAN
TRANSMISI : 1-N-2-3-4-5-6

RANGKA:
TIPE RANGKA : Diamond
SUSPENSI DEPAN : Teleskopik
SUSPENSI BELAKANG : Swingarm
BAN DEPAN : 110/70-17M/C 54S
BAN BELAKANG : 130/70-17M/C 62S
REM DEPAN : Single disc brake
REM BELAKANG : Single disc brake

KELISTRIKAN:
SISTEM PENGAPIAN : TCI
BATTERY : GTZ4V / YTZ4V
TIPE BUSI : NGK/CR9E

Loading...


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here