Touring Wisata Akhir Tahun 2017, Fuad Sauqi Punya 1001 Cerita

Fuad Sauqi, Bikers asal kota Kupang Nusa Tenggara Timur yang juga berprofesi sebagai guru kembali melakukan  touring. Kali ini Kakorwil Komunitas Suzuki Thunder (KOSTER) Korwil Kupang ini bersama Arif  Riyanto anggota Asosiasi Bikers Kupang (ASBAK) melakukan perjalanan Touring Wisata menuju Kabupaten Alor – Kalabahi.

Kepada Sobat Zonbie, Fuad berbagi cerita selama ia melakukan perjalanan touring. Selama sepekan melakukan perjalanan solo touring dengan Suzuki Thunder 125 miliknya yang di mulai sejak 23 Desember hingga 31 Desember 2017 silam, Fuad mengakui banyak cerita selama perjalanannya. Solo touring yang bertema “Touring Wisata Akhir Tahun 2017” ini menurutnya memiliki 1001 cerita dari 1001 situs sejarah yang ia kunjungi.

Touring Wisata

Pada hari pertama keberangkatannya, Fuad mengawali touring wisata dengan mengarungi lautan selama 14 jam dengan KMP Ranaka menuju kota Alor, Ia tiba di kota itu tepat pada tanggal 24 Desember 2017 pukul 02.00 dini hari waktu setempat.

Beberapa destinasi wisata dan situs bersejarah di Alor Nusa Kenari ia kunjungi, seperti Patung Sudirman di Marataing, Pemandian Air Panas Tuti Aregai, Perkampungan adat Takpala, Pantai Batu Putih, Kolam Bidadari, Situs Kitab Suci Al-Quran yang berusia 600 tahun, Pantai Sebanjar, Bukit Hulani, Pulau Kepa, Kebun Kopi, Monbang, Perkampungan adat suku Kabola, Pantai Kampung Nurdin dan Kampung adat Bampalola.

Touring Wisata

Pada tanggal 31 Desember 2017, Fuad mengakhiri touring wisatanya, Ia pun bertolak dari kota Alor untuk kembali ke kota Kupang. Kembali Fuad harus mengarungi lautan dengan KMP Ranaka dan tiba di kota Kupang pada tanggal 1 Januari 2018 pada pukul 03.00 dini hari.

Fuad yang juga wasit Taekwondo bertaraf Internasional ini mengaku sangat puas dan mengakui keindahan alam dan area wisata kota Alor. “Alor sangat luar biasa, Sobat Zonbie mesti kesana nikmati keindahan alam wisatanya,” ujar Fuad.

Touring Wisata

Dalam kesempatan ini, Fuad juga ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang tak dapat Ia sebutkan satu persatu yang telah membantu dan menemani selama touring wisata di kota Alor. “Terima kasih kepada Surya Bahana Mahkota dan Surya Mahkota Kencana dan semua rekan – rekan saya yang telah mendukung baik dengan doa dan menemani saya selama berwisata. Kalian semua luar biasa,” ucap Fuad.

Tidak puas berwisata, setiba di Kupang tanpa rasa lelah Fuad kembali melakukan perjalanan. Kali ini di tanggal 1 Januari 2018 tepat pukul 12.00 siang waktu setempat, bersama beberapa rekannya dari CB Komet, CB Mutis Kefa, CB Nekmese Soe dan Jap Style Independent Soe, Fuad kembali melakukan perjalanan touring. Berbeda dengan eksplorasi di Alor, kali ini Fuad bersama beberapa rekannya tersebut melakukan touring camping di Puncak Fatu’ulan. Semangat tahun baru 2018 yang mematahkan semangatnya untuk terus melakukan perjalan wisata.

Touring Wisata

Perjalanan dari Kupang menuju Puncak Fatu’ulan yang dikenal sebagai “Negeri Diatas Awan” ini memakan waktu selama 4 jam lamanya. Melalui  jalan berlumpur dan berbatu tak dirasakan karena terbayar dengan keindahan panorama Puncak Fatu’ulan.

Perjalanan ini menurut Fuad semakin membuka mata dan wawasannya bahwa Nusa Tenggara Timur itu sangat indah dan kaya. Banyak tempat wisata yang harus dikunjungi oleh wisatawan baik dalam negeri maupun mancanegara. Jika Sobat Zonie ingin mengeksplorasi NTT, Fuad pun bersedia membantu dan menemani Sobat Zonbie disana.

 

Comments
Shares