Triumph Daytona Berubah Total Dengan Sentuhan Cafe Racer Bali

Bali adalah pulau dewata di daerah tropis, yang biasanya banyak kita lihat bule-bule dan para pelancong bermalas-malasan di pantai. Di lain sisi Bali juga terdapat sebuah workshop motor custom yang karya-karyanya juga sudah mendunia.

Ada Deus Ex Machina yang terkenal dengan “Temple of Enthusiasm” nya di seputaran pantai Canggu. Serta ada satu lagi builder yang kerap jadi omongan pecinta custom culture, yaitu Nicko Eigert dari Smoked Garage.

Ciri workshop ini, pelanggan disambut dengan hangat dan penuh keramahan, hidangan kopi tradisional Bali dan pasti akan menemani obrolan-obrolan mengenai motor custom khususnya serta bisa langsung menyaksikan display motor-motor hasil garapan dari Smoked Garage. 

Sebagai hasil karya paling akhir dari Smoked Garage Bali dan timnya telah menyelesaikan sebuah motor modern Triumph Daytona yang diubah dengan balutan carbon, model terinspirasi cafe racer dengan gaya ciri khas Smoke Garage.

Pemilik motor yang merupakan aktor dan penyanyi Maruli Tampubolon datang ke workshop Smoked Garage dan bertanya dan berdiskusi mengenai motor custom dambaannya.

Maruli selalu menginginkan sebuah motor sport namun sangat tidak suka dengan model-model yang futuristik dan modern, dengan motor bahan Triumph Daytona 675 R tahun 2014 yang dimilikinya Nicko langsung memberikan saran sebaiknya dibangun model cafe racer klasik. 

Idenya hanya memainkan proporsi dari motor tersebut untuk memerikan kesan yang lebih menarik dipandang mata, dengan memanjangkan swingarm tanpa merubah kestabilan dan mempengaruhi masalah handling motor.

Setelah disetujui tim Smoked Garage langsung membongkar motor tersebut dan merevisi subframe pabrikan yang kemudian dibungkus dengan carbon fiber shell untuk menyimpan aki dan sistem kelistrikan motor, Karena Maruli hanya memakai motornya sendiri, cukup mengandalkan single seat. Sehingga ban bagian belakang diekspose secara keseluruhan agar lebih menarik dan detail. 

Setelah bagian belakang selesai lanjut untuk mengerjakan tampilan depan motor dimana dipasang fairing setengah model retro berbahan karbon.  Pilihan jatuh kebahan karbon karena untuk menjaga fungsional dan estetika, selain itu juga bisa mengurangi bobot motor, untuk warna Maruli ingin motor berwarna hitam, fender depan tidak lupa menggunakan fender dari bahan karbon fiber serta shroud ke side cover radioator pun juga tidak luput dari bahan karbon. 

Untuk menambah kemewahannya, motor ini ditambahkan pinstriping warna kuning emas dan emblem logo yang menggambarkan marga keluarga dari Maruli Tampubolon.

Comments
Shares