Tunggangi Husqvarna, Suami Istri Ini Keliling 10 Negara Sejauh 2000 Mil

Di awal tahun 1950 orang-orang masih sedang sibuk membangun setelah perang dunia ke-2, kebanyakan dari mereka memiliki pemikiran untuk menjadi produktif dan memperbaiki standard perekonomian yang lebih baik, namun ada seseorang yang memiliki pemikiran berbeda yaitu seorang Letnan tentara dari Swedia bernama Kaj Wessberg dan istrinya bernama Mary. Mereka berdua memutuskan untuk melakukan petualangan ke Amerika di musim panas pada tahun 1954. Mereka berdua melakukan petualangan dengan mengendarai motor Husqvarna yang mereka sebut dengan “Dreaming Machine”, mereka mengendarai motor dengan jarak tempuh 2000 kilometer melewati 10 negara.

Sebagai seorang petualang, pasangan tersebut terus melakukan misinya, mereka ingin mengetahui banyak hal apa yang terjadi dan memiliki impian untuk mengelilingi Amerika Utara dan Amerika Selatan. Lantas bagaimana mereka bisa mewujudkan impian mereka? tentunya akan butuh waktu yang panjang untuk mewujudkan impian mereka itu. Bagaimana mereka mengatasi masalah di sepanjang perjalanannya? Kaj dan Mary tinggal di Smaland daerah terpencil di bagian Swedia Selatan. Impian mereka terwujud atas bantuan Direktur dari Husqvarna atas proposal yang mereka ajukan.

Direktur Husqvarna tertarik dengan proposal yang mereka ajukan sehingga disediakan 2 motor Husqvarna dengan perjanjian kedua motor tersebut dikirim ke New York atas biaya perusahaan kemudian setelah kembali pulang dikembalikan ke perusahaan untuk keperluan publikasi. kesempatan ini sangatlah eklusif untuk keperluan iklan perusahaan yang ingin meningkatkan perusahaannya.

Pada awal tahun 1950, Husqvarna sudah memiliki lebih dari satu perusahaan kompetitor di Swedia dan juga pesaing motor manca negara lainnya. 2 motor yang dijuluki Dream Machine tersebut adalah motor Husqvarna dengan kode internal Type 281 yang lebih dikenal dengan model Drombagen di Swedia. Motor tersebut saat itu relatif baru dan sedikit ada perubahan dari motor sebelumnya Black and Red-Qvarna 118cc. Dream mesin berkapasitas 175cc yang didesain oleh Olle Edlund. Olle ingin mengembangkan sebuah mesin yang tangguh dan tak terkalahkan, mesin tersebut tercatat memiliki power sebesar 7,5 tenaga Kuda pada putaran 5.000 rpm.

Pada tahun 1950-an motor dengan mesin big four-stroke single sangat mendominasi, tetapi Dream Machine adalah motor dengan mesin 2 tak dan berkapasitas kecil pula, motor yang pantas digunakan oleh anak-anak muda dijamannya. Bobot motor dream Machine seberat 100 kg, dan mampu meraih top speed 100 km/jam. diperkenalkan pada tahun 1953 setelah prototypenya dipamerkan pada tahun sebelumnya. Penjualan dimulai pada musin semi di tahun 1953, harganya saat itu sekitar 2.000 Kronor ($400). Masa produksi dilakukan selama 6 tahun dengan jumlah total sebanyak 6.000 unit.

Dipasarkan dengan 2 model dream Machine, yaitu model Tourist dan Sport yang dilengkapi dengan 2 knalpot, kedua model tersebut dilengkapi dengan three-speed gearbox. Yang dikendarai oleh kedua pasangan tersebut adalah model Tourist yang disetting untuk adventure. Frame yang digunakan model tubular bahan baja, garpu motor sudah dilengkapi dengan rubber link, sedangkan suspensi belakang menggunakan tubular shock absorber termasuk coil spring dan rubber cover untuk keamanaan. Lampu depan model bulat dan ditambah dengan side cover sehingga motor tersebut termasuk motor modern di jamannya.

Perjalanan dimulai menuju Selatan ke arah Florida yang akan menjadi tujuan pertama. Setelah sampai di Florida tanpa mengalami kendala, bagi mereka berdua sangatlah menyenangkan mengendarai motor sepanjang perjalanan menuju Florida di musim panas, kemudian dilanjut ke Texas dan kemudian kembali ke Mexico dan Guatemala.

Sepanjang perjalanan banyak awak media yang meliputnya dan bahkan ada yang mengikuti mereka. Selain itu penduduk setempat yang dilaluinya juga mendukung perjalanan mereka, kadang mereka juga dihibur dengan permainan musik setempat disaat bertemu di sebuah tempat yang disinggahinya.

Hari berganti hari, Husqvarna Dream Machine berkapasitas 175cc ini sedikit melemah saat dikendarai di jalanan menanjak dan kadang mereka menuntunnya bahkan kadang dibantu orang-orang setempat untuk bisa naik keatas Pico Del Aguilla yang memiliki ketinggian lebih dari 4000 meter dan jalanannyapun tak beraspal. Kadang disaat kehabisan bensin mereka juga harus mencari bantuan orang-orang yang dilaluinya untuk mencari bensin, dimana tangki motor hanya berkapasitas 13 liter.

Pernah dalam perjalan petualangan mereka kedua dream machine dinaikkan troli yang berjalan di atas rel kereta di sebuah perkebunan pisang di Colombia menuju Venezuela. Setelah 10 bulan perjalanan dan tibalah saatnya kembali ke Swedia. Total perjalanan mereka lebih dari 2.000 kilometer dan kemudian kedua motor tersebut dikirim ke Swedia dengan kapal.

Comments
Shares