Usai Dipakai Mudik, Ini Yang Harus Dilakukan Pada Sepeda Motor

Mudik menggunakan sepeda motor hingga saat ini masih diminati oleh masyarakat Indonesia. Beberapa alasan terungkap dikarenakan dengan menggunakan sepeda motor perjalanan mudik lebih terjangkau dan tidak perlu terkena macet yang berkepanjangan.

Namun, motor yang dipaksa bekerja keras menempuh jarak yang jauh ditambah beban barang bawaan biasanya perlu perawatan kembali setelah menempuh perjalanan mudik. Menurut Indrawan, Kepala Mekanik Bengkel Resmi Suzuki Sunter, motor yang habis menempuh perjalanan jauh seharusnya dicek untuk menjaga kondisi motor agar tetap prima.

Mudik 2017

“Karena perjalanan cukup jauh sekitar 2.000 sampai dengan 3.000 kilometer, sepulang dari kampung halaman, tentunya motor harus dicek kembali secara menyeluruh,” ujar Indrawan.

Untuk servis yang dianjurkan setelah perjalanan jauh, yaitu servis ringan seperti oli transmisi dan juga oli mesin. Servis ringan, ganti oli mesin, ganti oli transmisi untuk motor jenis matik jika perlu atau telah mencapai 10.000 dari penggantian sebelumnya. Umumnya servis ringan motor matik atau motor manual sama yaitu di bagian bodi, kaki-kaki dan lain sebagainya, bedanya hanya di celah rantai saja khusus manual.

Untuk motor yang telah melakukan servis sebelum mudik, menurut Indrawan tidak akan banyak komponen motor yang mendapat perbaikan atau servis, kecuali mengalami kendala tertentu. “Untuk motor yang jarak tempuh 2.000 kilometer sampai dengan 3.000 kilometer jika saat berangkat telah melakukan pemeriksaan yang benar tidak terlalu banyak perbaikan atau servis paling hanya pengecekan saja,” ujarnya.

 

Pada beberapa kasus tertentu selama perjalanan mudik, misalkan motor menghantam lubang atau pun terjatuh saat perjalanan, perlu pemeriksaan kestabilan motor untuk dicek lebih lanjut bagian yang mengalami kerusakan.
“Pemeriksaan servis ringan bagian bodi komstir, roda dan tekanan ban-nya, kelurusan setang, kelancaran handle gas, fungsi rem depan, dan belakang, dan juga suspensi depan-belakang,” ungkap mekanik ramah ini.

Indrawan juga menambahkan, untuk bagian mesin motor yang sudah mengadopsi pengabutan bahan bakar injeksi, biasanya tidak terlalu banyak disentuh “Untuk mesin tidak terlalu banyak di sentuh, jika mesin injeksi sangat mudah perawatannya, jika ada kendala atau jika diperlukan hanya dilakukan pengecekan dengan alat khusus yang telah tersedia di beberapa bengkel resmi Suzuki” ujarnya. (Reza Agis)

Comments