Women Riders Buka Puasa Bersama di Pengungsian Afganistan

Berbekal makanan ringan dan minuman, enam Women Riders yang terdiri dari sist Lia, sist Tutik, sist Dewi, sist Dhea, sist April dan sist Tiara datang ke lokasi tenda pengungsi Afganistan, Somalia dan Sudan di Kawasan Kalideres, Jakarta Barat untuk berbuka puasa bersama, Selasa (21/5).

Tidak ketinggalan pada kegiatan ini keenam wanita cantik pengendara motor sport diatas 250 CC ini sekaligus melakukan bakti sosial dengan memberikan kebutuhan pokok untuk para pengungsi seperti makanan, obat-obatan, keperluan wanita, dan sebagainya dari hasil penggalangan dana yang dibantu oleh Dream StreetFighter Group (DSG) dan telah dilakukan seminggu sebelum kegiatan.

“Tujuan Kami untuk berbagi rejeki kepada mereka. Karena kasihan melihat mereka. Kami bayangkan jika Kami berada di posisi mereka, pasti sangat sulit. Hidup di negara orang tanpa dan tidak punya apa-apa,” pungkas sist Tutik mewakili teman-temannya.

Salma, salah satu pengungsi asal Somalia telah tinggal selama 15 bulan di Indonesia. Ayahnya telah meninggal, Ia pun terpisah dan kehilangan komunikasi dengan ibu juga seluruh keluarganya di Somalia. Di Indonesia Ia hidup dengan para pengungsi lainnya dan tanpa keluarga.

Hampir 100 pengungsi tinggal di lokasi tersebut yang terdiri dari sepetak tanah di pinggir jalan raya dengan tenda-tenda dan satu kompor untuk memasak. Untuk mandi, mereka menumpang Mushola sekitar. Mereka tak jarang tidak makan karena tentunya bukan hal yang mudah untuk memperoleh pekerjaan dengan status mereka sebagai imigran.

Meski hanya tidur beralaskan terpal, namun Ia mengaku bersyukur karena lebih merasa aman tinggal di Indonesia dibandingkan negara mereka sendiri, dimana setiap hari Ia selalu was-was akan serangan negara lain.

Nah Sobat Zonbie, sesulit apapun hidup Kita, Kita harus selalu bersyukur. Paling tidak, Kita hidup di negara yang merdeka dari peperangan. Masih mau mengeluh?

Comments
Shares