WSSP 300 Imola Galang Hendra Masuk 5 Besar, Ali Adrian Kena Penalti

Determinasi tinggi diperlihatkan pebalap binaan Yamaha Indonesia, Galang Hendra Pratama dan pantas diapresiasi. Start dari grid ke-14, rider asal Yogyakarta usia 19 tahun ini sukses finish ke-5 dalam seri ke-3 balap World SuperSport 300 (WSSP300) di Sirkuit Imola, Italia, Minggu (13 Mei).

Sebetulnya hasil sesi Superpole 2 (SP2), Galang Hendra berada di urutan ke-10, namun terkena penalti bersama banyak pebalap yang menurunkan kecepatan pada racing line saat kualifikasi hingga harus turun di grid ke-14.

Namun demikian, Galang Hendra mampu menampilkan performa terbaiknya dan tampil terbaik diantara rider yamg tergabung Yamaha R3 bLU cRU Challenge. Di klasemen sementara WSSP300, Galang Hendra ada di posisi ke-14 dengan raihan 11 poin.

“Saat ini saya bahagia karena dapat finish ke-5. Saya melakukan start dengan baik dengan dukungan perfoma motor yang sangat baik. Saya sempat mengalami kontak dengan pebalap lainnya. Namun saya tetap tenang dan fokus. Pada lap terakhir, saya memotong beberapa rider hingga saya merebut posisi ke-5,” ucap Galang.

Nasib Apes Ali Adrian di Imola

Sayangnya nasib baik Galang Hendra tak diikuti oleh pebalap Indonesia lain di WSSP300, Ali Adriansyah. Memang, memasuki lap ke-2 ia sudah naik satu posisi yakni tempat ke-11.

Namun di saat itu pula ia mulai merasakan keanehan pada suspensi depan sepeda motornya. Ritmenya terganggu dan tak bisa mengembangkan kecepatan. Kondisi itu membuatnya melorot ke posisi 16.

“Tapi, selepas lap ke-4 saya kembali menemukan ritme dan melewati beberapa pebalap,” tutut Ali Adriansyah.

Sayangnya di lap ke-6 , saat memasuki chicane, terjadi insiden di bagian depan rombongan. Pebalap di depan Ali mengerem mendadak yang tak dapat ia antisipasi.

“Pebalap KTM di depan saya mengerem mendadak karena pebalap di depan dia terjatuh, dan tidak menyisakan ruang bagi saya untuk menghindar. Akhirnya saya menabrak dia,” ungkap Ali Adriasnyah.

Dalam insiden tersebut empat pebalap terjatuh termasuk Ali, namun ia mampu kembali masuk ke lintasan.

“Saya lihat sepeda motor tidak mengalami kerusakan, hanya saja setangnya bengkok. Saya masih bisa meneruskan balapan,” ucap pebalap kelahiran 1993 itu.

Kesialan Ali tak berakhir di sana. Rupanya pengawas lomba menganggap Ali bersalah karena menabrak dari belakang. Ia pun harus terkena hukuman ride through yang kemudian ia jalani di pengujung lap 8 dan finish di posis 26.

Adapun seri lanjutan WorldSSP300 sendiri akan kembali dihelat di Sirkuit Donington Park, Inggris pada 27 Mei nanti.

Comments
Shares