Yamaha Hargai Pemintaan Maaf Vinales, Tapi…

Maveric Vinales
Mavirick Vinales di atas YZR-M1 / Foto : Yamaha Racing

Maverick Vinales kini menjalani skorsing tak bisa ikut balapan seri 11 di MotoGP Austria lantaran pengoperasian Yamaha M1 dengan cara tak wajar pada balapan MotoGP Styria pekan lalu.

Hal itu dinilai tim pabrikan Yamaha berpotensi menimbulkan kerusakan parah para mesin M1 juga berpotensi mencelakaan dirinya dan pembalap lain.

Tim pabrikan Yamaha pun membuat penyataan resmi pada Kamis (12/8) yang menyatakan bahwa pembalap asal Spanyol itu tak boleh mengikuti balapan MotoGP seri ke-11.

Loading...


Vinales akhirnya buka suara ikhwal prilaku tak wajar yang dia lakukan atas tunggangannya YZR-M1.

Ia meminta maaf kepada Yamaha atas apa yang ia lakukan di seri sebelumnya. Ia mengaku berada dalam tekanan dan frustrasi menghadapi masalah pada motornya.

Bicara paad SkySport.it dari pinggir trek di sela sesi qualifikasi MotoGP Autria, Sabtu (14/8/2021), Vinales menegaskan bahwa dirinya merasa sangat frustrasi atas masalah teknis pada motornya.

Loading...


Sebelumnya ia memulai balapan dengan baik. Namun situasi berubah setelah balapan di hentikan akibat kecelakaan yang dialami Dani Pedrosa.

Motornya tetiba mati. Ia pun harus restart dari ujung pit lane. Saat restart, dashboard motornya terus memberi informasi bahwa M1 tunggangannya mengalami masalah akselerasi. Ia pun mendapat penalti Long Lap akibat melebih batas kecepatan di trak pit lane.

“Aku melewati waktu yang membuat ku sangat frustrasi,” buka Vinales.

Loading...


“Frustrasi itu tumbuh dan aku tak tau bagaimana menanganinya (di balapan). Aku benar-benar meledak, emosi dan frustrasi. Aku minta maaf kepada Yamaha, aku salah riding dengan cara yang salah di akhir lap. Aku sangat sedih. Aku tak mau membuat pembalap lain dalam risiko.”

Terkait skorsing yang diberikan Yamaha, Vinales menghormati keputusan itu. Tapi dia juga tak tau apa yang akan terjadi setelah itu, apakah masih ada kemungkinan ia akan balapan untuk terakhir kali dengan M1.

“Aku tidak tau [jika situasi dengan Yamaha bisa diperbaiki]. Sekarang aku ingin tetap tenang, merenungkan semuanya dan mencoba untuk kembali lebih kuat, dengan segala sesuatunya.”

Loading...


“Aku petarung, ini sangat sulit buat ku cuma bisa menonton balapan dari sisi lintasan.”

Dalam beberapa setelah tim pabrikan Yamaha menjatuhkan skor untuknya, ia banyak menerima pesan baik yang menyemangatinya, dari pembalap lain yang dekat dengannya dan juga dari beberapa pembalap yang tak begitu dekat.

Terkait permintaan maaf Vinales, Yamaha menghargai permintaan maaf itu. Namun sampai saat ini, belum ada kalimat lain dari Yamaha terkait masalah Vinales.

Loading...


“Kami menghargai permintaan maafnya, tapi tak ada yang perlu kami katakan lagi saat ini,” ucap Direktur Tim Tamaha Massimo Meragalli.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here